Trading Forex Haram? Bagaimana Penerapannya di Indonesia

Trading Forex Haram?  Bagaimana Penerapannya di Indonesia



.

Trading Forex Syariah, Bagaimana Penerapannya di Indonesia

Bagaimana cara melakukan transaksi forex berdasarkan hukum Syariah di Indonesia? Dan bagaimana penerapan transaksi forex Syariah di Indonesia?

Transaksi forex atau transaksi yang disebut dengan transaksi valas banyak diminati oleh trader. Bayangkan instrumen ini memiliki banyak peluang dalam banyak transaksi harian dari seluruh dunia, banyak pilihan mata uang, dan sangat likuid. 

Mungkinkah melakukan transaksi forex dalam hukum Syariah Indonesia?

Instrumen yang Cukup Menarik

Dengan popularitas perdagangan forex di Indonesia, semakin banyak orang yang penasaran dan berharap mendapat untung darinya.

Mulailah dengan hanya menggunakannya sebagai penghasilan tambahan, atau bahkan menggunakannya sebagai bisnis utama dan fokuslah padanya. Dari pelajar dan mahasiswa hingga pekerja profesional hingga pensiunan.

Trading forex memiliki banyak fungsi pendukung yang dirancang untuk menyederhanakan transaksi bagi para trader.

Salah satu fiturnya yang sering dipertanyakan, terutama bagi umat Islam, adalah adanya swap (bunga), margin dan spekulasi. Pasalnya, keberadaan faktor tersebut melanggar syariat Islam, karena dianggap riba.

MUI sendiri telah menegaskan bahwa dari jenis 4 transaksi valuta asing (forex), hanya satu yang diperbolehkan yaitu SPOT, sedangkan tiga transaksi lainnya yakni Forward, Swap dan Option termasuk yang dilarang (haram). 

1. Apa itu Swap?

Swap dalam transaksi forex disebut juga dengan overnight interest. Ini bisa terjadi jika trader memegang posisi semalaman setelah broker membuat keputusan berdasarkan beli atau jual.

Kondisi ini berlaku untuk semua pasangan mata uang yang akan diperdagangkan. Ketika seorang pedagang menjual posisinya dan mendapatkan bunga saat membeli posisi mata uang, bunga akan dihasilkan dalam bentuk USD atau poin / lot.

Bunga tersebut berasal dari suku bunga bank sentral negara yang melakukan transaksi mata uang. Suku bunga di setiap negara / wilayah berbeda dan akan berubah dalam jangka waktu tertentu.

Tingkat bunga adalah situasi ekonomi negara itu. Semakin besar perbedaan suku bunga antara kedua negara, semakin besar dampak suku bunga pada transaksi Anda. Kebalikannya juga benar, semakin kecil perbedaan suku bunga antar negara, semakin kecil dampak bunganya.

Baca juga : Cara Memilih Broker Forex

Misalnya, suku bunga Eropa saat ini adalah 0%, sedangkan suku bunga AS adalah 2%. Oleh karena itu, jika seorang pedagang memperdagangkan pasangan mata uang EUR / USD, ia mungkin harus membayar atau bahkan mendapatkan bunga dari perbedaan suku bunga antara kedua mata uang tersebut.

Ketika seorang pedagang dalam posisi "beli (Buy)" mata uang, dia biasanya mendapatkan bunga. Sebaliknya, jika dia dalam posisi "jual (Sell)", dia akan menerima bunga berdasarkan jumlah yang ditetapkan oleh bank sentral negara tersebut.

2. Margin

Margin adalah modal pinjaman yang memungkinkan trader untuk mengontrol transaksi jauh melebihi dana yang dimilikinya, misalnya 1: 100.

Oleh karena itu, 1 USD trader dapat mengontrol nilai mata uang 100 USD. Ini terjadi karena transaksi forex sebenarnya tidak menggunakan mata uang fisik.

Apakah perdagangan margin melanggar hukum Islam masih menjadi bahan perdebatan. Jika Anda ingin benar-benar yakin, disarankan untuk menggunakan leverage 1: 1.

Tentu saja hasilnya dana yang dibutuhkan untuk bertransaksi lebih besar, namun bisa diatasi dengan mini account atau micro account.

3. Spekulasi

Dalam kehidupan ini, apakah hasilnya baik atau buruk, banyak faktor tidak pasti yang mendorong kita untuk membuat pilihan.

Ada banyak cara untuk menghadapi ketidakpastian, seperti bertaruh atau berjudi. Ini tentu saja melanggar hukum Islam.

Menanggapi ketidakpastian tersebut, diperlukan kecerdasan dan keahlian untuk menentukan pilihan guna memperoleh hasil yang terbaik. Ketidakpastian yang dihadapi sekilas mirip dengan ketidakpastian yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui metode spekulasi, keduanya dapat dibedakan dengan jelas.

Pedagang yang melakukan transaksi forex berdasarkan analisa fundamental atau teknikal tentu tidak akan menebak-nebak.

Karena kedua teknik analisis ini didasarkan pada penelitian ilmiah dan sudah teruji sejak lama. Oleh karena itu, berdasarkan pengetahuan tersebut, trader dapat membuat keputusan yang bijak dan memiliki dasar yang kokoh

Trader tidak hanya harus menggunakan metode analitik, tetapi juga harus menguasai pengetahuan manajemen risiko untuk memprediksi kemungkinan terjadinya.

Forex Syariah di Indonesia

Dengan berkembangnya industri keuangan, broker kini dapat memberikan solusi atas pembatasan yang ada. Salah satu penawaran yang paling populer adalah akun forex syariah, atau lebih dikenal sebagai "Akun forex Muslim".

Fitur hebat tidak perlu ditukar, dan dapat dikirimkan tanpa margin.

Adanya inovasi ini menjadi kabar gembira bagi para pebisnis muslim agar bisa lebih nyaman dan tenang dalam bertransaksi forex tanpa melanggar hukum syariah (undang-undang yang melarang penggunaan bunga dalam bertransaksi).

Meskipun di satu sisi "Akun Forex Muslim" memberikan solusi tanpa bunga, di sisi lain mungkin ada beberapa pihak yang tidak menyukai instrumen akun ini.

Beberapa trader percaya bahwa mereka telah melewatkan kesempatan untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan dari perbedaan bunga yang berasal dari perubahan nilai setiap mata uang yang diperdagangkan sesuai dengan peraturan Bank Sentral negara.

Meski tidak semua trader mengkhawatirkan perbedaan minat.

Selain adanya bunga, hukum Islam juga melarang perubahan nilai bunga dari waktu ke waktu karena akan menimbulkan spekulasi. Perubahan yang tidak stabil ini dapat menyebabkan trader mengalami kerugian.

Faktanya, akun bebas bunga dapat digunakan di luar akun Syariah, tidak hanya untuk Muslim. Saat ini, banyak broker menawarkan berbagai jenis akun bebas bunga sejak awal. Sebagian lainnya, sebagian hanya menambahkannya ke sistem perdagangan.

Setiap broker memiliki fungsi dan prosedur penyediaan yang berbeda. Misalnya, sebagai alternatif bunga, broker menerapkan jumlah komisi tetap, batas waktu untuk transaksi tabungan (posisi mengambang), perbedaan dalam struktur harga, dll.

Kesimpulan Forex Syariah

Dengan solusi atas permasalahan di atas yaitu tidak ada bunga (swap), tidak ada margin, dasar ilmiah perdagangan dan unsur-unsur tidak menggunakan judi, kami berharap para trader muslim dapat lebih mudah berdagang.

Setidaknya, trader saat ini bisa menggunakan akun forex syariah yang menghilangkan faktor mengenai riba.