Pola Cup & Handle di Trading Forex

Pola cup and handle dinilai menjadi pola kelanjutan bullish

Pola Cup & Handle di Trading Forex



Disebut Cup And Handle Pattern karena menyerupai cangkir dan pegangannya. Pola ini masuk dalam kategori pola uptrend berkelanjutan. Pola ini diawali dengan kejatuhan harga dengan membentuk lower high dan lower low lalu pada dasar cangkir terbentuk swing highs dan swing lows yang sama tinggi menunjukkan periode konsolidasi kemudian harga naik ke atas membentuk higher high dan higher low.

Cup and Handle adalah salah satu pola dalam rumpun analisis teknikal yang terbentuk dari formasi harga yang berbentuk seperti cangkir . Cup yang berarti cangkir terbentuk dari lengkungan harga seperti huruf “U” dan handle yang berarti pegangan dari cangkir itu sendiri yang terbentuk dari penurunan harga yang pendek sehingga terpadu membentuk formasi Pola Cup and Handle

Pola Cup and Handle adalah pola yang termasuk dalam Continue Bullish atau penerusan trend, pola ini memberikan sinyal bahwa harga akan melanjutkan trend Bullish atau kenaikannya. Pola ini pertama kali diidentifikasi oleh William O’Neil

Seperti pola chart dalam teknikal analisis lainnya, untuk memastikan apakah pola tersebut merupakan pola Cup and Handle, trader harus menunggu harga membentuk handle lalu melakukan aksi beli pada saat breakout, harga yang dapat menembus handle cenderung kuat dan kenaikannya biasanya setara dengan kedalaman cangkir.

Namun di sisi lain untuk mendapatkan pola dan menguatkan kepastian dalam mengambil tindakan  terdapat trade off yang harus ditukar yaitu trader terlalu lama mengambil keputusan, sehingga tidak mendapatkan harga yang lebih murah.

Baca juga: Cermati Cara Menentukan Risk Management Forex Dengan Fundamental Maupun Teknikal

Secara tradisional, cangkir memiliki jeda, atau periode stabilisasi, di bagian bawah cangkir, di mana harga bergerak mendatar atau membentuk dasar yang bulat. Ini menunjukkan bahwa harga menemukan level supportnya dan tidak bisa melanjutkan penurunan. Ini membantu meningkatkan peluang bahwa harga akan bergerak lebih tinggi pasca breakout.

V-Bottom, di mana harga turun dan kemudian reli tajam juga dapat membentuk cangkir. Beberapa trader menyukai jenis cangkir ini, sementara yang lainnya berusaha menghindarinya. Trader yang menyukai V-bottom sebagai pembalikan tajam dari tren turun, menganggap bahwa pembeli mengambil langkah yang agresif di sisi kanan pola. Sebaliknya, penentang V-bottom berpendapat bahwa harga belum stabil, dan karenanya, harga dapat kembali turun untuk menguji level support. Kesimpulannya, jika harga menembus ke atas bentuk pegangan, maka itu menandakan pergerakan naik.

Jika tren naik, dan pola cup and handle terbentuk di tengah tren tersebut, maka sinyal beli yang muncul memiliki manfaat tambahan dari tren secara keseluruhan. Dalam hal ini, cari tren kuat yang mengarah ke pola cup and handle. Sebagai konfirmasi tambahan, cari bagian bawah cangkir untuk menyelaraskannya dengan level support jangka panjang, seperti trendline naik atau moving average.

Jika pola cup and handle terbentuk setelah tren turun, itu bisa mengindikasikan pembalikan tren. Untuk meningkatkan peluang pembalikannya, cari gelombang harga turun yang mengarah ke pola cup and handle. Gelombang ke bawah yang mengarah ke cangkir memberikan bukti bahwa aksi jual mereda, dan meningkatkan kemungkinan bahwa harga akan naik jika harga menembus ke atas pegangan.

Memahami apa itu cup and handle pattern adalah penting, tetapi cara terbaik untuk belajar dan mempraktikkan cara trading menggunakan cup and handle pattern adalah dengan trading di akun demo. Sebagai contoh, MetaTrader 5 adalah platform trading paling populer, yang menyediakan akses ke banyak alat charting dan juga memungkinkan anda untuk melakukan trading di akun demo alias belajar trading tanpa memiliki risiko.

Cup and handle chart pattern | How to trade the cup and handle | IG UK