Dolar Melemah Pada Hari Kamis

Dolar Melemah Pada Hari Kamis



Dolar melemah pada hari Kamis, mengakhiri kenaikan dua hari berturut-turut karena harapan untuk pemulihan ekonomi yang cepat dari krisis kesehatan global diredam oleh data pasar tenaga kerja yang mengecewakan, yang membuat pelaku pasar dalam suasana risk-off. Kenaikan tak terduga dalam klaim pengangguran mingguan mengurangi antusiasme atas data optimis minggu ini, sehari setelah risalah dari pertemuan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve AS menunjukkan bank sentral bertekad untuk terus mendukung pemulihan ekonomi. Indeks dolar turun 0,33% menjadi 90,601 setelah dua hari berturut-turut mengalami penguatan. Euro naik 0,38% menjadi $ 1,2086, sementara yen menguat atas greenback dan ditutup flat pada level 105,685, namun masih di bawah moving average 200 hari. Sterling naik 0,77% menjadi di 1,397, dan mencapai tertinggi terhadap euro pada 86,525 pence.